Pengorganisasian (Organization)

Nama : Lia Nurbaiti
NPM :14512188

A. Pengantar
Banyak bentuk organisasi di masyarakat seperti negara, partai politik, perkumpulan masyarakat, bahkan bentuk organisasi yang paling kecil yaiyu keluarga dan lain sebagainya. Kata organisasi mempunyai dua penengertian umum, yaitu sebagai suatu lembaga atau fungsional, seperti perguruan tinggi, rumah sakit, perwakilan pemerintah, perwakilan dagang, perkumpulan olah raga, dan lain sebagainya, lainnya sebagai proses pengorganisasian pengalokasian dan penugasan para anggotanya untuk mencapai tujuan tertentu dan efektif.

B. Definisi Organisasi (organization)
Pengorganisasian (organizng) merupakan proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya baik intern maupun ekstem (T.Hani Handoko, op cit, hal:167). Dua aspek utama dalam organisasi yaitu departementasi dan pembagian kerja yang merupakan dasar proses pengorganisasian.

James D. Mooney mengatakan “Organisasi yaitu bentuk setiap Perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.”

Organisasi merupakan proses untuk merancang struktur formal, meneglompokkan dan mengatur serta membagi tugas diantara para anggota untuk mencapai tujuan.

Jadi organisasi dapat didefinisikan sebagai berikut (M.Manullang, op cit, hal:68)
1. Organisasi dalam arti badan yaitu kelompok orang berkerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
2. Organisasi dalam arti bagan yaitu gambaran skematis tentang hubungan kerjasama dari orang-orang yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama.
Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu :
1. Adanya tujuan bersama
2. Adanya kerjasama dua orang atau lebih
3. Adanya pembagian tugas
4. Adanya kehendak untuk berkerjasama

C. Struktur organisasi
Didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi diolah. Strusktur ini terdiri atas unsur spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja.
Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur organisasi (T.Hani Handoko,op cit, hal 169-170), yaitu :
1. Strategi organisasi mencapai tujuan.
2. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi.
3. Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan.
4. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi.
Unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari :
1. Spesialisasi kegiatan
2. Koordinasi kegiatan
3. Standarisasi kegiatan
4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan
5. Ukuran satuan kerja

D. Organisasi Formal dan Informal
Organisasi formal :
Yaitu sistem kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dikoordinir untuk mencapai suatu tujuan yang ditetapkan secara rasional.
Organisasi Informal :
Yaitu kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang tidak dikoordinir untuk mencapai tujuan yang disadari tapi ahirnya mempunyai tujuan bersama dimana kedudukan dan fungsi-fungsi yang dilakukan tampak kabur.

E. Bentuk-bentuk Organisasi
Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi dan departementasi yang menunjukkan hubungan kerja sama.
Bagan ini digambarkan lima aspek utama suatu struktur organisasi :
1. Pembagian kerja
2. Rantai perintah
3. Tipe perkerjaan yang dilaksanakan
4. Pengelompokkan segmen0segmen pekerjaan
5. Tingkatan manajemen

F. Tujuan Organisasi
Etzioni mengatakan bahwa tujuan organisasi merupakan keadaan yang diinginkan organisasi yang dikaitkan dengan tujuan yang ingin dicapai yang dinyatakan dalam suatu pernyataan, serta memperkirakan tentang keadaan dimasa yang akan datang.
Dua unsur pada tujuan, yaitu :
1. Hasil akhir yang ingin dicapai
2. Kegiatan yang dilakukan saat ini untuk mencapai tujuan tersebut
Dalam bukunya Manullang, Davis membagi tujuan organisasi menjadi tiga jenis, yaitu :
1. Tujuan primer, berupa nilai ekonomis yang diberikan baik langsung ataupun tak langsung kepada masyarakat dalam bentuk pembuatan barang dan jasa yang diperlukan.
2. Tujuan kolaterial, nilai umum dalam pengertian yang luas demi kebaikan masyarakat.
3. Tujuan sekunder, berkenaan dengan nilai ekonomis dan efektifitas dalam pencapaian tujuan diatas.

Sumber : Mukhyi, Muhammad Abdul & Iman, Hadi Saputra, Pengantar Manajemen Umum (untuk STIE), Penerbit Gunadarma, Jakarta, 1995.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s