“Control” dalam Manajemen

Pengendalian (control) adalah salah satu fungsi manajerial seperti perencanaan, pengorganisasian, pengaturan staff, dan mengarahkan. Mengendalikan merupakan fungsi penting karena membantu untuk memeriksa kesalahan dan mengambil tindakan korektif sehingga meminimalkan penyimpangan dari standar dan mengatakan bahwa tujuan organisasi telah tercapai dengan cara yang baik.

Definisi :
Menurut Suadi Sistem pengendalian manajemen adalah: sebuah sistem yang terdiri dari beberapa sub sistem yang saling berkaitan, yaitu: pemrograman, penganggaran, akuntansi, pelaporan, dan pertanggungjawaban untuk membantu manajemen mempengaruhi orang lain dalam sebuah perusahaan, agar mau mencapai tujuan perusahaan melalui strategi tertentu secara efektif dan efisien.” (1999:8-9).

Pada tahun 1916, Henri Fayol merumuskan salah satu definisi pertama kontrol karena berkaitan dengan manajemen :
Pengendalian suatu usaha terdiri dari melihat bahwa segala sesuatu yang sedang dilakukan sesuai dengan rencana yang telah diadopsi, perintah yang telah diberikan, dan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan. Adalah penting untuk mengetahui kesalahan agar mereka dapat diperbaiki dan dicegah dari berulang.

Menurut Shillinglaw dan McGahran ( 1993:749 ) ada tiga macam bentuk pengendalian yaitu :
1. Personal controls
yaitu pengendalian yang ditekankan pada sikap dan motivasi orang yang terlibat dalam organisasi, misalnya penilaian karyawan dan kultur organisasi. Bentuk pengendalian ini merupakan serangkaian peraturan yang tidak tertulis.
2. Action controls
yaitu pengendalian yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan dan tugas yang diberikan kepada karyawan.
3. Result controls
yaitu pengendalian yang ditekankan pada hasil dari pelaksanaan operasi karyawan.

Empat elemen dasar dalam sistem kontrol :
– Karakteristik atau kondisi yang akan dikontrol
– Sensor
– Komparator
– Aktivator
terjadi dalam urutan yang sama dan menjaga hubungan yang konsisten satu sama lain dalam setiap sistem.

Karakteristik
– Pengendalian merupakan proses yang berkesinambungan
– Pengendalian adalah proses manajemen
– Pengendalian tertanam di setiap tingkat hirarki organisasi
– Pengendalian bersifat memandang kedepan
– Pengendalian terkait erat dengan perencanaan
– Pengendalian adalah alat untuk mencapai kegiatan organisasi
– Pengendalian merupakan proses akhir
– Pengendalian membandingkan kinerja aktual dengan kinerja yang direncanakan

Proses
– Menetapkan standar kinerja
– Pengukuran kinerja aktual
– Membandingkan kinerja aktual dengan standar

Jadi dapat dinyatakan bahwa ada hubungan yang erat antara perencanaan dan pengendalian dalam sistem kinerja untuk mencapai tujuan perusahaan melalui strategi tertentu secara efektif dan efisien.

Sumber : http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/10/sistem-pengendalian-manajemen-definisi.html?m=1
https://deathneverlost.wordpress.com/2013/11/24/mengendalikan-controlling-fungsi-manajemen/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s